{"id":234,"date":"2009-04-02T09:04:29","date_gmt":"2009-04-02T02:04:29","guid":{"rendered":"http:\/\/gilangpratama.blog.binusian.org\/?p=234"},"modified":"2009-04-02T19:39:02","modified_gmt":"2009-04-02T12:39:02","slug":"menemukan-kapasitas-hard-disk-yang-hilang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gilangpratama.blog.binusian.org\/?p=234","title":{"rendered":"Menghitung Kapasitas Hard Disk yang Sebenarnya"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">Pembacaan kapasitas hard disk pada sebuah sistem (baca Windows), seringkali atau bahkan selalu, tidak se\u00ad\u00adsuai dengan kapasitas yang tertera pada fisik hard disk tersebut. Sebagai contoh, sebuah hard disk ber\u00adka\u00ad\u00adpa\u00adsi\u00adtas 80 GB secara fisik, akan terbaca sebagai 74,5 GB (kurang lebih) setelah diformat. Semakin besar ka\u00adpa\u00ad\u00adsitas hard disk, semakin besar pula kapasitas yang \u201chi\u00adlang\u201d. Sebetulnya hal ini merupakan sebuah hal yang wa\u00adjar. Namun apabila kita tidak mengetahui ba\u00adgai\u00admana cara menghitung kapasitas hard disk yang be\u00adnar, ma\u00adka kita akan bingung dengan \u201chilang\u201d-nya ka\u00adpa\u00ad\u00adsi\u00adtas hard disk tersebut.<br \/>\nSebagaimana dikutip dari web western digital di atas, produsen hard disk menggunakan sistem desimal un\u00adtuk menghitung kapasitas hard disk yang di\u00adproduk\u00adsi\u00adnya. 1 MB = 1.000.000 bytes. 1 GB = 1.000.000.000 by\u00adtes. 1 TB = 1.000.000.000.000 bytes. Bytes merupakan ukuran terkecil dalam satuan kapasitas komputer, dan untuk sementara ini Terrabytes (TB) merupakan satuan terbesar yang bisa ditemukan dalam kapasitas Hard Disk.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: bold;\">Mari kita hitung<\/span><br \/>\nSedangkan pada windows, sistem membaca 1 KB = 1024 bytes, 1 MB = 1024 KB, dan seterusnya. Tidak saya kalikan perhitungannya di sini seperti di atas, su\u00adpa\u00adya kita mudah membacanya. Sehingga, apabila se\u00adbuah hard disk berkapasitas 80 GB, maka<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kapasitas pabrik = 80GB x 1.000.000.000 = 80.000.000.000 bytes<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kapasitas di sistem (dihitung secara runut dari kapa\u00adsitas terkecil)<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">80.000.000.000 \/ 1024 = 78.125.000 KB<br \/>\n78.125.000 \/ 1024 = 76.293,94531 MB<br \/>\n76.293,94531 \/ 1024 = 74,50581 GB<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sehingga, sebuah hard disk yang berkapasitas 80 GB secara fisik akan terbaca sebagai 74,5 GB (kurang le\u00adbih) pada saat dibaca oleh sistem.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pembacaan kapasitas hard disk pada sebuah sistem (baca Windows), seringkali atau bahkan selalu, tidak se\u00ad\u00adsuai dengan kapasitas yang tertera pada fisik hard disk tersebut. Sebagai contoh, sebuah hard disk ber\u00adka\u00ad\u00adpa\u00adsi\u00adtas 80 GB secara fisik, akan terbaca sebagai 74,5 GB (kurang lebih) setelah diformat. Semakin besar ka\u00adpa\u00ad\u00adsitas hard disk, semakin besar pula kapasitas yang \u201chi\u00adlang\u201d. Sebetulnya [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":502,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":true,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[117],"tags":[],"class_list":["post-234","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-information-technology"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gilangpratama.blog.binusian.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/234","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gilangpratama.blog.binusian.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gilangpratama.blog.binusian.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gilangpratama.blog.binusian.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/502"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gilangpratama.blog.binusian.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=234"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/gilangpratama.blog.binusian.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/234\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":238,"href":"https:\/\/gilangpratama.blog.binusian.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/234\/revisions\/238"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gilangpratama.blog.binusian.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=234"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gilangpratama.blog.binusian.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=234"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gilangpratama.blog.binusian.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=234"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}